KYrA TasaNEE ALifAH
October 02, 2005
11.45 am





   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Monday, October 02, 2006
Happy BdaY KYRA

Selamat Ulang Tahun sayang..

Ibu selalu menjagamu
Ibu selalu menyayangimu
Ibu selalu mencintaimu
Ibu selalu berdoa yang terbaik untukmu

Hari ini Kyra Ulang Tahun...horeeee...                    

Posted at 09:20 am by KYrA TasaNEE ALifAH
Comments (5)  

Friday, September 29, 2006
PostinG Ahh..

Mo nulis apa yach? Dasar gak bakat jadi penulis nih, jadi bingung deh mo ngomong apaan..

Mo share aja ah..uneg2 setelah beberapa hari yang lalu Kyra dateng ke DSA ahli gizi..
Sebenernya dah beberapa bulan ini Kyra aku konsultasiin ke Dokter Ahli Gizi anak..abisnya Kyra gak gemuk-gemuk, umur udah 11 bulan tapi beratnya masih 7 kg.

Awalnya sih enak banget ngobrol ama tuh dokter..udah 4 kali kunjungan ini, tapi kunjungan yang terakhir ini bikin aku n bapak nya Kyra sebelllll banget..

Kyra kan ketahuan kalo alergi susu sapi (kelas 1, artinya alergi susu sapi yang paling rendah dan nanti akan bisa sembuh) trus sama dokter disuruh minum susu sapi yg proteinnya udah terpecah, yg bikin alergi emang biasanya protein dari sapi..nah tuh susu namanya Pepti Junior..rasanya amit-amit..udah aku cobain lho..pahit dan gak enak sama sekali..
Selain susu itu sebenernya ada alternatif lain (kata dokter itu juga) yaitu susu soya..tapi memang susu soya gak ada lemaknya..

NAh, Kyra udah aku cobain tuh minum susu Pepti Junior, tapi gak mau..akhirnya aku cobain alternatif kedua, susu soya..(kalo yang ini Kyra doyan banget)..pikirku gak pa pa lah daripada Kyra gak minum susu sama sekali mendingan minum soya, walopun tanpa lemak..

Alhasil Kyra jadi gak bisa gemuk2..Pas kontrol kita dimarahin ama dokter, kenapa kok dikasih susu soya..harusnya tetep minum pepti!! aku juga udah jelasin kalo kyra ogah pepti..tapi dokternya gak mau ngerti..(padahal dia sendiri yang dulu ngasih alternatif untuk minum soya).

Akhirnya setelah ngobrol n debat sana sini tuh dokter bilang Kyra harus di"sonde" alias dimasukin selang dari hidung sampe lambung untuk jalan masuk tuh susu pepti..karena alasannya kalo gak mau minum ya harus dipaksa minum dengan jalan selang itu..dan katanya Kyra gak akan bakal gemuk kalo gak minum pepti..

lha..aku bayangin aja ngeri..bayangin ada benda asing masuk ke tubuh anakku yang mungil..belum kalo Kyra berontak gimana cara masangnya, apa gak malah bahaya?? Kyra itu gak mau diem, gimana kalo tuh selang malah masuk ke bagian2 badannya yang lain..belum kalo dia trauma..kenapa tu dokter gak berfikir sampe kesitu???

Asli..saat itu bingung n sebell banget sama tu dokter..apakah harus se-ekstrim itu menghadapi seorang bayi yg gak mau minum susu yang emang gak enak..Kyra toh juga mau makan, lincah, ceria walopun memang kurus (yg sebenernya cuma kurang 8 ons dari ukuran standart bayi seusia dan setinggi dia)..apakah cuma itu satu2nya cara untuk membuat Kyra sehat n gemuk..Dan yang bikin sebel lagi tuh dokter dengan arogannya bilang.."Ya sudah kalo ibu gak mau, cari dokter lain aja!" duuhhhh..

Setelah beberapa hari berfikir, apakah jadi untuk disonde ato nggak, akhirnya kita putuskan untuk cari second opinion dari dokter lain..
akhirnya kita datengin DSA langganan Kyra (yang ini DSA aja, tanpa embel2 AHLI GIZI segala)..hehe..sebenernya malu juga ama nih dokter, akhirnya balik-baliknya ke dia juga..

Tnyata dia juga gak setuju kalo Kyra disonde, dan dia lebih takut kalo Kyra trauma, kalo malah salah pasang ato nyasar ke organ lain, takut kalo malah bikin luka karena Kyra anak yg aktif bergerak kesana kesini, takut kalo Kyra cabut tuh selang kalo kita lagi lengah ato tanpa sadar pas kyra ato kita lagi tidur...who knows?
Untung deh dia sependapat dengan kita..Karena sonde itu sebenernya untuk pasien2 yang bener2 kritis, koma, gak bisa nelan, gak bisa bergerak ato ada masalah dengan saluran makannya..Sonde itu tindakan ekstrim yang gak bisa dilakuin sembarang orang..

Biarlah Kyra kurus, gemuk itu kan gak hanya dari susu, ato pintar itu juga gak hanya dari susu..
toh Kyra pada akhirnya nanti juga akan bisa minum susu sapi..
toh gemuk itu bukan segalanya..

Biarlah Kyra kurus, yang penting perkembangannya tidak terganggu, waktunya merangkak dia merangkak, waktunya jalan dia jalan..
Biarlah Kyra kurus, yang penting dia ceria dan sehat (amieen)..
Biarlah Kyra kurus, karena ibunya dulu juga kurus..bapaknya juga...HeheBig Smile Big Smile





 



Posted at 09:22 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Comments (2)  

Wednesday, September 13, 2006
Yang Ogah mAem sapa Ya?

Kalau seorang anak ogah-ogahan makan, bisa jadi bukan faktor si anak tetapi lantaran kesalahan ortu (orang tua) dalam menerapkan pola makan pada anak. Lantas apa yang harus dilakukan? Berikut paparan Dr. Ali Khomsan, ahli gizi yang juga dosen GMSK, Faperta IPB.


ogah ah...Asupan gizi yang baik sering tidak bisa dipenuhi oleh seorang anak karena faktor dari luar dan dalam. Faktor luar lantaran keterbatasan ekonomi keluarga. Sedangkan faktor internal ada dalam diri anak yang secara psikologis muncul sebagai problema makan anak.

Problema makan ini misalnya dijumpai dalam bentuk anak enggan makan. Perilaku ogah makan bukanlah persoalan sepele. Tidak ada obat mujarab yang bisa segera memulihkan nafsu makan anak. Anak yang malas makan selalu berusaha mencari-cari alasan untuk tidak makan. Misalnya dengan ngemut makanan, mempermainkan, atau memuntahkan makanan.

Picky eater (pilih-pilih makanan) sering dijumpai pada anak yang membuat orang tua bingung. Anak yang cenderung berperilaku picky eater akan mengalami kesulitan dalam meramu variasi makanan untuk memenuhi kecukupan gizinya. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari cenderung seragam, padahal keanekaragaman makanan merupakan cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi. Anak-anak ini pun bisa saja setelah besar tidak mau mengkonsumsi makanan yang keras. Bahkan nasi pun harus diganti bubur.

Mengapa problema makan ini muncul pada anak? Secara psikologis dapat diterangkan, perilaku makan timbul karena anak meniru atas apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang enggan makan, lantaran diet misalnya, akan mengembangkan perilaku enggan makan pula.

Perilaku sulit makan juga dapat timbul karena orang tua tidak mengakui ego anak. Orang tua selalu memaksakan anak harus makan ini-itu dengan porsi yang sudah ditentukan. Misalnya dengan mengharuskan menghabiskan makanan di piring. Maksud orang tua mungkin benar mereka menginginkan anaknya tumbuh sehat dengan gizi cukup. Tetapi mereka kurang menyadari kalau makan bukan melulu persoalan gizi tetapi terdapat pula unsur psikologis.

Soalnya, anak balita dalam rangka menuju proses kemandirian sebenarnya ingin pula diakui egonya. Jadi, sekali-kali beri mereka kebebasan untuk mengambil makanan sendiri tanpa harus disuapi.

Ulah ortu
Ada perbedaan mendasar bagaimana orang Barat mempersiapkan proses kemandirian anak dibandingkan dengan orang Timur. Di sini kita selalu cenderung meladeni anak, termasuk dalam hal makan karena tidak ingin makanan tumpah berceceran. Membuang-buang makanan adalah tabu dan bisa kualat. Sehingga dalam masyarakat kita bisa dijumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Hal ini nyaris tidak kita temukan pada masyarakat Barat yang sejak dini melatih anak untuk bisa makan sendiri.

Perilaku makan yang kurang pas sering kali muncul karena ulah orang tua. Semisal kebiasaan untuk menenangkan anak yang sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Anak yang sudah mengkonsumsi makanan padat kalori perutnya akan segera kenyang sehingga ia tidak mau makan.

macam2 sayuran
Variasi makanan sangat menunjang tumbuh kembang anak.

Karena itu kegiatan makan bagi seorang anak harus dibuat dalam suasana yang menyenangkan. Jangan ada unsur paksaan sehingga timbul kesan saat makan menjadi sesuatu yang menjengkelkan atau bahkan merupakan hukuman. Kebiasaan makan bersama yang sudah mulai ditinggalkan ada baiknya dihidupkan lagi. Anak balita pun bisa merasakan nikmatnya makan bila semua anggota keluarga duduk bersama-sama di meja makan.

Problema makan pada anak dapat berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak. Sedikitnya makanan yang masuk ke dalam perut anak dapat menjadi indikasi bahwa anak itu mempunyai peluang besar untuk menderita kurang gizi. Indikator status gizi kurang dicerminkan oleh berat badan atau tinggi badan anak di bawah standar.

Dengan menggunakan ukuran standar sebagai pembanding kita dapat mengetahui

status gizi seorang anak. Di dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), yang dibagikan secara gratis bagi peserta program Posyandu, tergambar grafik pertambahan berat badan berdasarkan usia anak. Melalui penimbangan anak balita setiap bulan dapat diketahui kecenderungan status gizi seorang anak.

Mereka yang mengalami kegagalan pertumbuhan (berat badan tetap atau turun dalam penimbangan bulan berikutnya) sering disebabkan oleh kekurangan gizi atau sakit. Anak-anak itu mengalami kekurangan gizi karena kurangnya makanan di tingkat rumah tangga.

Anak balita memang sudah bisa makan apa saja seperti halnya orang dewasa. Tetapi mereka pun bisa menolak bila makanan yang disajikan tidak memenuhi selera mereka. Oleh karena itu sebagai orang tua kita juga harus berlaku demokratis untuk sekali-kali menghidangkan makanan yang memang menjadi kegemaran si anak.

Faktor psikososial yang bisa mempengaruhi nafsu makan anak bisa timbul karena pemberian makan yang terlalu tergantung pada seseorang. Misalnya, anak balita yang biasa disuapi pembantu mungkin nafsu makannya berkurang ketika harus makan bersama-sama ibunya yang selama ini selalu sibuk di kantor. Yang paling baik adalah menciptakan suasana sosial yang seimbang di dalam rumah tangga sehingga anak balita merasa dekat dengan semua anggota rumah tangga dan mau makan dengan siapa saja.

Susu tidak wajib
Asupan gizi yang baik tentu berperan penting dalam mencapai pertumbuhan badan yang optimal. Pertumbuhan badan yang optimal ini mencakup pula pertumbuhan otak yang sangat menentukan kecerdasan seseorang.

burger

Makanan siap saji cenderung tak seimbang kandungan gizinya.

Masa pertumbuhan otak tercepat adalah pada trisemester ketika janin berada dalam kandungan sampai bayi berusia 18 bulan. Setelah itu otak masih tumbuh dengan kecepatan yang semakin berkurang sampai usia lima tahun. Oleh karena itu usia balita ini sangat rawan terhadap kondisi-kondisi kurang gizi.

Pada usia rawan ini banyak orang tua yang mempunyai persepsi keliru mengenai makanan untuk anaknya. Misalnya, bayi sampai usia empat bulan sebenarnya cukup kalau hanya diberi ASI oleh ibunya tanpa tambahan makanan apa pun. Hal ini sesuai dengan sistem enzim dalam pencernaan bayi yang masih didominasi oleh enzim laktase untuk memecah laktosa susu.

Tetapi sebagian orang tua menganggap bayi akan kelaparan tanpa makanan tambahan sehingga mereka memperkenalkan pisang, bubur, dan sebagainya. Padahal jenis makanan ini memerlukan kehadiran enzim maltase untuk memecah maltosa (karbohidrat) pada pisang atau bubur. Enzim maltosa umumnya belum banyak diproduksi oleh bayi di bawah usia empat bulan. Kesalahan dalam memberikan makanan ini tentu membuat tubuh bayi tidak dapat mencerna dengan sempurna makanan yang diberikan oleh ibunya sehingga sari makanan tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Akhirnya, bayi bisa terhambat kecerdasannya.

Setelah anak berusia dua tahun sebenarnya kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Yang penting aneka ragam makanan dikonsumsi dengan cukup. Dengan memperhatikan 4 sehat saja (nasi, sayur, lauk, dan buah), anak-anak setelah usia dua tahun dapat tumbuh secara baik.

Namun kenyataannya, orang tua seolah memaksa anak agar mengkonsumsi susu banyak-banyak dan membiarkan anak mengurangi porsi makannya. Padahal makan dengan porsi tiga kali sehari lebih penting daripada minum segelas atau dua gelas susu. Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan nasi, sayur, dan lauk pauk.

Susu dari sudut pandang gizi bukanlah sumber protein tetapi lebih tepat sumber kalsium dan fosfor. Kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan dalam ikan teri atau ikan sarden. Sementara sumber protein utama kita adalah nasi serta lauk-pauk. Jadi, dengan konsumsi 4 sehat tanpa 5 sempurna pun anak-anak kita setelah usia dua tahun bisa tumbuh dengan optimal. Juga pertumbuhan tinggi badannya.

Perawakan tinggi ini ditentukan oleh banyak faktor. Faktor genetik atau potensi biologik menjadi modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang. Tinggi badan seorang anak akan dipengaruhi tinggi badan kedua orang tuanya. Kita tidak bisa mengharapkan anak tumbuh tinggi bila orang tuanya pendek atau sebaliknya.

Selain itu ada pula faktor hormonal. Hormon yang sangat penting untuk pertumbuhan adalah hormon pertumbuhan, hormon tiroid, dan hormon seks. Hormon pertumbuhan diperlukan untuk merangsang perkembangan tulang panjang. Anak-anak yang menderita kekurangan hormon pertumbuhan hanya akan mempunyai tinggi akhir 120 cm pada masa dewasanya. Hormon tiroid berperan besar dalam metabolisme tubuh. Sedang hormon seks menentukan pertumbuhan anak pada masa pubertas. Jadi kalau ada anak disunat menjelang pubertas, sesudahnya dia tumbuh secara lebih cepat karena aktivitas hormon seks. Bukan khitan itu yang menyebabkan seseorang tumbuh lebih cepat.

Ukuran perawakan tinggi sebagai manifestasi ketiga faktor di atas berbeda-beda untuk setiap populasi. Tinggi untuk ukuran kita belum tentu demikian untuk orang Eropa atau Amerika. Masyarakat kita bahkan mungkin belum bisa mentoleransi anak perempuan yang tingginya 175 cm.

Tapi pada era globalisasi ini tinggi badan menjadi sesuatu yang tidak bisa diabaikan. Soalnya, berbagai formasi pekerjaan mensyaratkan ukuran tinggi badan tertentu. Kalau dulu hanya ABRI dan awak pesawat udara, kini semakin banyak sektor yang menginginkan pegawainya berperawakan tinggi. Nah, ada baiknya para orang tua lebih memperhatikan perlaku makan putra-putrinya.


Posted at 12:38 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Comments (2)  

Friday, September 08, 2006
WeeKK

Kalau lagi begini kayak siapa ya?? Tongue Tongue


Posted at 09:44 am by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

AlhamdulillaH

Alhamdulillah ya ALLAH..

Kyra dah sehat lagi..
Kyra dah ceria lagi..
Kyra dah ngoceh-ngoceh lagi..

Alhamdulillah ya ALLAH..

Kyra bisa ngomong "udah, mama, ta-ta-ta, papa"
Kyra bisa mulai berdiri sendiri, walopun masih jatuh2 lagi Big Smile
Kyra dah mulai rambatan n pengennya di titah terus

Yang paling penting...
Alhamdulillah ya ALLAH..

Kau berikan amanah ini kepadaku..semoga aku bisa menjaganya, merawatnya dan membimbingnya di jalanMu ya Rabb...


Posted at 09:32 am by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

Kaki Ayam

Ini menu favorite nya Kyra..tnyta manfaatnya OK juga ya..lets share..

Kaki Ayam dan Khasiatnya

KOLAGENNYA BISA JADI OBAT Orang Indonesia boleh dibilang kenyang makan ceker ayam atau kaki ayam. Bayangkan, sejak kita boleh mencicipi nasi tim, kaki ayam sudah jadi hidangan favorit kita sehari-hari.

Setelah kita belajar jalan, makin rajin orangtua kita memasok kaki ayam pada sajian nasi timnya. Konon, kaki bayi bisa bertambah kuat kalau anak sering diberi kaki ayam. Sebagian pakar sering protes dengan pendapat ini. Alasannya, bagian ayam yang bergizi tentulah dagingnya. Sementara kaki ayam, jelas-jelas tanpa daging. Kalaupun ada bagian kulitnya yang agak tebal, pasti tidak ikut dimakan si bayi.

Menanggapi pendapat mereka, para orang tua tidak serta-merta mundur. Kaki ayam tetap saja diikutsertakan dalam membuat nasi tim bagi bayi-bayi mereka. "Ya, sudahlah kalau tidak ada gizinya, paling tidak kita bisa memanfaatkan rasa gurihnya. Toh, dulu-dulu juga kita bisa sehat begini, kan, antara lain karena kaki ayam," kata para ibu yang jelas-jelas emoh meninggalkan kebiasaan yang sudah turun-temurun itu.

Kaki ayam memang memberi rasa gurih. Hingga orang dewasa pun banyak yang hobi makan kaki ayam. Entah kaki ayam yang dimasak ala dimsum atau kaki ayam yang dijadikan keripik bergengsi yang harganya luar biasa melambung itu. Sebetulnya, betulkah kaki ayam sama sekali tidak bermanfaat, atau betulkah kaki ayam bisa menguatkan kaki dan otot bayi hingga lebih cepat berdiri kokoh dan berjalan?

Mari kita lihat apa saja yang terkandung dalam kaki ayam itu. Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. Kalau kena panas, kolagen akan mencair menjadi cairanyang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin-agrinin-glisin. Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral.

Dengan begitu memang masuk akal juga kalau orang tua kita tetap bertahan untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anaknya. Sebab, jenis asam amino prolin danhidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan anak. Betul memang kaki ayam tidak berdaging, tetapi seperti diuraikan diatas, saat kena panas, kolagen yang terkandung dalam kaki ayam segera mengalir dan bergabung di dalam nasi tim kita. Nah, kolagen inilah yangkita manfaatkan, bukan dagingnya. Memang untuk mendapatkan gizi yang cukup anak tidak hanya perlu mendapat kaki ayam, tetapi juga tentu dagingnya. Tetapi kebiasaan memberi anak makan kaki ayam, tetap tidak perlu ditinggalkan.

TAK CUMA PERTUMBUHAN ANAK

Fungsi kolagen, tak cuma untuk pertumbuhan anak, lo. Orang yangmenderita rematik pun, amat dianjurkan sering-sering makan kaki ayam. Kenapa begitu? Karena protein kolagen ayam memiliki antigen yangbersifat imunogenik. Ceritanya, di dalam tubuh kita terdapat dua macam antigen. Yakni antigen asing dan antigen diri. Setiap antigen bisa bersifat antigenik dan imunogenik. Antigen yang antigenik dapat berikatan dengan antibodi, meski tidak bisa merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap antigen. Sementara antigen yang imunogenik juga mampu berikatan dengan antibodi spesifik, tetapi juga mampu menghasilkan antibodi spesifik terhadap antigen. Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita rematik. Tentu hubungan sang antigen tadi dengan penyakit rematik punya uraian ilmiah yang panjang sekali, yang agak sulit kita pahami sebagai orang awam. Yang jelas, makan kaki ayam secara rutin mulai dianjurkan bagi penderita rematik

CARA MENGOLAH

Betapapun hebatnya peran si kaki ayam, tentu kalau cuma ditim atau direbus belaka, Anda enggan menyantapnya, kan? Apalagi kalau dihidangkan setiap hari. Begitu juga dengan nasi tim si kecil. Jangan coba-coba cuma menghadirkan nasi tim dengan kaki ayam yang itu-itu saja dari hari kehari. Bisa-bisa si kecil kelak tidak doyan makanan lainnya. Atau malah tidak mau makan.

Seperti nasi tim yang bisa kita buat variatif dengan menambahkan Bahan lain secara berganti-ganti, kaki ayam untuk pengobatan ini pun bisa kita olah jadi hidangan lezat yang variatif. Yang jelas, olahlah kaki ayam dengan cara direbus atau ditim, bukan digoreng.

Kaki ayam yang digoreng sudah rusak struktur protein kolagennya akibat suhu yang tinggi. Perebusan dan pengetiman tidak lebih dari 100 derajat Celsius hingga dijamin tidak merusak protein si kaki ayam. Meski cuma boleh direbus dan ditim, sebetulnya kaki ayam bisa dibuat menjadi berbagai jenis hidangan.


Posted at 09:17 am by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

Wednesday, August 30, 2006
SAkiittt LAgi

Duhh..sebenernya males mo crita..abis ibu lagi sedih..kyra sakit lagi. Sakit yang dulu kambuh lagi, sesek nafas..

Semingguan yang lalu kyra masuk RS..ternyata stlh diperiksa kyra kena Asma...kalo dulu sih diagnosanya kena bronkhiolitis, nah bronkhi ini bisa jadi asma..

JLegaRR..rasanya gak bisa mikir lagi nih..langsung kebayang kalo asma tuh begini..begini..begitu..begitu...TAkut..
Apalagi kalo liat Kyra susah nafas, perutnya sampe cekung ke dalem, bantuin dia nafas..kasian anakku..crycry

Langsung deh cari-cari artikel, searching, browsing sana sini..tanya2 second opinion, third opinion dari DSA lain..kepengen tau seluk beluk asma n cara pengobatannya..

Kyra tuh kena asma karena ada turunan alergi dari mom n dad nya..nah alergi itu menyerang saluran pernafasannya, jadi kalo dia kena flu trus batuk, bisa langsung sesek tuh..ato pas kena debu..Kyra juga alergi susu sapi, jadi gak boleh minum susu sapi n makan semua jenis makanan yg ada kandungan susu sapi nya..

Abis 3 hari di rumah sakit, KYra dibolehin pulang..di rumah ternyata masih sesek juga..akhirnya selama 4 harian masih harus bolak balik RS buat inhalasi (diuap) buat ngencerin lendir di saluran nafasnya..

Sebenernya sih Asma bisa ilang kalo imunitas dah terbentuk dengan baik..trus harus dihindari alergen nya, yg bikin dia kambuh..trus harus dilatih olah raga buat nguatin paru2nya..berenang kali yee..

Alhamdulillah skrg kYra dah baikan, tapi masih harus inhalasi kalo sewaktu2 terdengar bunyi grok2 ato ngik2..

Alhamdulillah lagi, semua orang mendukung kita, berdoa untuk kesembuhan Kyra..makasih yaaa..



Posted at 11:16 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

Sunday, August 13, 2006
Nyam-NYAm



Enak banget nih maem ama Bapak..ada yg mau??

Posted at 08:01 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

Sunday, July 30, 2006
BeraT BAdan

Dah lama nih gak ngisi..kebetulan "nemu" artikel yang bagus..tentang berat badan anak dan bayi. SAyang banget kalo gak di share, abis selama ini Kyra beratnya pas2an banget, jadi bingung gimana yach caranya nambahin berat badan..

walopun dah dijelasin ama DSA nya Kyra, tetep aja ibunya masih belum puas. Kata dokter, "wong mak n bapaknya aja kurus ya gak mgkn mengharapkan KYra jadi gendut..yang penting bayi itu sehat dan kebutuhan gizi tercukupi.." 

bener juga ya....


Sehatkah Berat Badan Anak Anda?

Anak yang sehat itu tidak kurus, tidak juga gemuk. Pola dan gaya makan zaman sekarang menjadikan anak kelebihan berat badan. Berat badan berlebih menyimpan sejumlah penyakit kelak setelah anak dewasa. Bagaimana membaca berat badan anak?

Kebanyakan anak sekarang bernasib kelebihan berat badan. Mitos bahwa anak montok itu lucu dan sehat harus hilang dari benak para ibu. Ibu tidak lagi bijak kalau memberi anaknya makan lebih banyak dari yang tubuh anak butuhkan.

Dahulu dianggap lazim kalau di akhir resep dokter hampir selalu ibu minta vitamin atau obat supaya anaknya bertambah gendut. Ibu perlu tahu kalau sikap demikian bagi anak, tidaklah arif. Kita tak boleh lupa kalau gemuk itu penyakit.

Lebih separuh remaja Amerika sekarang tercatat sudah berisiko kena penyakit jantung pada usia lebih muda dari rata-rata orang dulu, yang baru menyerang pada kelompok usia kakeknya. Penyebabnya, lantaran sejak kecil anak Amerika dibesarkan dengan kelebihan berat badan.

Bila sejak kecil anak sudah kelebihan berat badan, bukan saja jumlah sel lemak yang terbentuk akan berlebih, melainkan ukurannya pun lebih besar dari sel lemak anak yang tidak gemuk. Ukuran sel lemak yang terlanjur besar tak mungkin dikempiskan lagi inilah yang menjadikan pola tubuh anak terus saja gemuk sampai dewasa. Paling kurang penyakit jantung koroner, stroke, kencing manis, perlemakan hati, kanker, akan terus menghantui mereka yang bertubuh tambun.

Anak dinilai kelebihan berat badan bila melebihi berat badan standard (lihat Tabel). Growth Chart (Peta pertumbuhan), dan KMS (Kartu Menuju Sehat, standard Harvard) memperlihatkan apakah sesuai dengan umurnya, berat badan anak tergolong ideal, kurang, atau malah berlebih.

Untuk menilai berat badan kita mengenal formula 8+2 (umur) kg, selain formula BMI (Body Mass Index). Kelemahan estimasi BMI tidak bisa membedakan apakah kelebihan berat badan itu disebabkan oleh timbunan gajih (adipositas), besarnya otot, atau pembengkakan jaringan (oedema). Itu sebab BMI lebih lazim digunakan untuk populasi usia dewasa pada masa proses pertumbuhan sudah terhenti.

Berat dan anak menjadi berlebih, selain sebab asupan nutrisi harian melebihi kebutuhan, juga sebab kompisisi gizinya tidak seimbang. Rata-rata anak lebih banyak asupan menu lemak dan karbohidrat yang diperolehnya dari memilih menu junkfood yang boros gula, royal lemak, serta tinggi kalori. Kelebihan kalori harian dengan pola makan semacam itu yang berpotensi melahirkan generasi anak dengan dagu berlipat, yang sudah terantisipasi tergolong tidak sehat.

Menu sehat agar anak tidak gemuk berprinsip cukup kalori dan tinggi protein. Untuk bertumbuh dan pembentukan otak selain nutrisi perlu lengkap, anak membutuhkan lebih banyak protein, kalsium (Ca), dan zinc (Zn). Bahkan sejak anak masih di rahim ibu.

Secara alami pengaturan kecukupan nutrisi tubuh dipandu oleh rasa lapar dan rasa kenyang. Itu sebab perlunya membentuk kebiasaan makan anak yang hanya makan kalau lagi merasa lapar (gula darah rendah) saja, dan tidak makan lagi kalau sudah kenyang. Waktu makan tertib dan teratur, jauhkan camilan berlebihan, junkfood, dan pilihan menu alami ketimbang menu olahan (refined diet) di meja makan ibu, sejak anak kecil mula.

Masih makan padahal tidak lapar yang acap menambah berat badan. Terapi penurunan berat badan sekarang tak cukup hanya dengan pantang rendah kalori. Tak jarang perlu upaya mengubah perilaku makan akibat telanjur "lapar mata":ikut makan kalau melihat ada orang makan, kendati tidak lapar.

Namun efek terapi penurunan berat badan dengan cara apa pun niscaya gagal sebab tidak mungkin bisa mengempiskan sel-sel lemak yang sudah terbentuk, kecuali dengan bantuan dokter ahli bedah, bila sejak kecil sel-sel lemak tubuh anak sudah telanjur terbentuk besar. Memang nasib anak menjadi sehat atau tidak, dapat ditentukan oleh apa isi lemari makan ibu.

Table

Berat badan bayi berumur 5 bulan = 2 x berat badan lahir
Berat badan bayi berumur 1 tahun = 3 x berat badan lahir

Body Mass Index = Berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m) pangkat dua

Kriteria BMI

< 18 = Sangat kekurangan berat badan
18-20 = Berat badan kurang (kurus)
20-25 = Acceptable atau ideal
25-30 = Kelebihan berat badan (gemuk)
30-40 = Penyakit Obesitas


Posted at 08:21 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Comments (2)  

Friday, July 21, 2006
HOree..Gigiku Tumbuh

Ibu seneng banget nih...
nungguin gigi kyra yang gak nongol2..
finally..setelah 9 bulan menanti,
muncul juga tuh gigi bawah walopun masih sak uprit..Big Smile

kayaknya rasanya gatel ya..
abis kalo kyra ketemu barang semuanya digigitin sekenceng2nya n digosok2in ke gusinya..

trus hari ini kyra agak rewel..
kata orang2 sih kalo lagi numbuh gigi
emang bawaannya gak enak..bahkan ada sebagian yang demam or panas.

semoga hari ini aja ya rewelnya..

 

Posted at 08:19 pm by KYrA TasaNEE ALifAH
Make a comment  

Previous Page Next Page